Bahasa Indonesia
English
You are here
Goresan Poster, Aksi Nyata: Cara Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Tempel Menjaga Kesehatan dan Menyelamatkan Bumi

Semangat peduli lingkungan ditunjukkan oleh siswa kelas VIII E dan VIII F SMP Negeri 1 Tempel melalui sebuah karya sederhana namun sarat makna, yaitu poster bertema Aksi Nyata Remaja untuk Bumi dan Sesama. Poster tersebut mengangkat gagasan utama berupa ajakan membawa botol minum (tumbler) dan kotak makan sendiri dari rumah ke sekolah, sebagai langkah kecil yang berdampak besar bagi kesehatan diri dan kelestarian bumi.
Karya ini merupakan hasil kolaborasi antara satu mahasiswa PK Universitas Negeri Yogyakarta, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dengan siswa kelas VIII, khususnya kelas VIII E dan VIII F SMP Negeri 1 Tempel, dalam pembelajaran menulis teks iklan, slogan, dan poster. Pembelajaran ini sengaja dikaitkan dengan isu nyata di lingkungan sekolah agar siswa belajar menulis kalimat persuasif sekaligus menyuarakan kepedulian sosial melalui gambar dan kata-kata yang menggugah.
Ajakan membawa tumbler dan kotak makan sendiri dipilih para siswa karena dianggap sebagai langkah paling sederhana, namun mampu memberikan tiga manfaat sekaligus, yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Aspek pertama menyangkut kesehatan, sejalan dengan SDGs 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera. Makanan dan minuman yang dibawa dari rumah dinilai jauh lebih higienis, bergizi, dan sehat dibandingkan jajanan kemasan yang dijual di sekitar sekolah. Kebiasaan ini
diharapkan dapat menjaga kesehatan siswa sekaligus menumbuhkan pola hidup bersih sejak usia remaja.
“Kalau bawa bekal dan minum sendiri dari rumah, kita jadi lebih tahu apa yang kita makan. Selain lebih sehat, uang jajan juga bisa ditabung,” ujar salah satu siswa kelas VIII E saat menjelaskan poster hasil karyanya.
Aspek kedua berkaitan dengan lingkungan, sesuai dengan SDGs 13 mengenai penanganan perubahan iklim. Berkurangnya penggunaan plastik sekali pakai, seperti gelas minuman dan bungkus makanan, akan menekan jumlah sampah plastik yang menumpuk di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Sampah plastik yang terus bertambah selama ini dikenal sebagai salah satu penyumbang polusi yang memperburuk krisis iklim bumi. Dengan membawa perlengkapan makan dan minum sendiri, siswa turut mengambil bagian dalam upaya menjaga bumi tetap layak huni bagi generasi mendatang.
Aspek ketiga menekankan pengurangan sampah, sejalan dengan SDGs 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Kebiasaan membawa tumbler dan kotak makan secara langsung mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai maupun kantong belanja yang selama ini menjadi kebiasaan banyak orang. Perubahan kecil ini, jika dilakukan secara konsisten oleh seluruh warga sekolah, diyakini mampu memberikan dampak yang signifikan dalam jangka panjang.
Wali kelas VIII E dan VIII F menyambut baik antusiasme siswa dalam menuangkan gagasan tersebut ke dalam poster yang kreatif dan komunikatif. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran di kelas dapat melahirkan aksi nyata, bukan sekadar tugas di atas kertas.
Poster karya siswa kelas VIII E dan VIII F rencananya akan dipajang di area sekolah agar dapat dilihat dan menginspirasi seluruh warga sekolah. Melalui aksi sederhana ini, para siswa berharap semakin banyak generasi muda yang tergerak untuk peduli terhadap kesehatan diri sekaligus turut menjaga kelestarian bumi, dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari. (Al Fitri)
Information Systems
Contact us
Telp: 0274-550843 / 546719
Email : pbsi@uny.ac.idCopyright © 2026,



