Pelatihan Menulis Refleksi Pembelajaran untuk Meningkatkan Psycological Well Being

Keterangan Foto: 
Tim PkM Departemen PBSI, FBSB, UNY (dok.pbsi uny)

UNY, Para guru perlu memiliki kesejahteraan psikologis (psycological well being) di tengah tugas-tugas membersamai para murid di sekolah. Salah satu cara untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis tersebut adalah dengan menulis. Demikian disampaikan Prof. Dr. Suroso, M.Pd. dalam program pengabdian pada masyarakat di SMK N 1 Pandak, Bantul, Yogyakarta pada Selasa (21/4/2026).

Tim pengabdian masyarakat dari Departemen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNY yang terdiri atas Prof. Dr. Suroso, M.Pd., Dwi Budiyanto, M.Hum., Wijang Iswara Mukti,  M.Pd., dan Ratna Intan Sari, M.Pd. mendampingi proses pelatihan menulis refleksi pembelajaran untuk guru-guru di SMK N 1 Pandak, Bantul, Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan secara klasikal dan pendampingan terstruktur secara daring.

Pelaksanaan pelatihan secara klasikal diselenggarakan di aula SMK N 1 Pandak dihadiri 75 orang guru. Dalam sambutannya Kepala Sekolah SMK N 1 Pandak, Sri Mulyani, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kerjasama dengan tim pengabdian masyarakat UNY. “Para guru perlu menuliskan refleksi dan pemaknaan atas pelaksanaan pembelajaran mereka. Dengan cara demikian, para guru akan lebih mudah merawat kegembiraan di tengah tugas-tugasnya di sekolah.”

Setelah pelatihan secara klasikal, para peserta akan mengikuti program pendampingan terstruktur. Program yang akan berlangsung selama tiga bulan (Mei-Juli 2026) diselenggarakan secara daring. Para peserta mengikuti pendampingan melalui group WhatsApps. “Target akhir dari pelatihan ini adalah penerbitan buku dari tulisan para guru,” ungkap Dwi Budiyanto, M.Hum., selaku tim pengabdian masyarakat dari Departemen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNY. [wim]

SDGs #4 Pendidikan